Yang tak kalah penting ditimbang dalam upaya melindungi anak adalah dengan memperhatikan prospek kesejahteraan si anak di masa depan. Isu ekonomi, mau tidak mau, akan selalu menjadi salah satu faktor yang ikut serta mendorong terciptanya sebuah fenomena sosial.
Anak-anak yang secara ekonomi kurang tertunjang akan lebih rentan menjadi subjek perampasan hak karena mereka berpotensi menjadi sasaran eksploitasi ekonomi.
Keluarga memiliki fungsi ekonomi untuk memenuhi hajat hidup anak. Apabila sebuah keluarga menjalankan fungsinya dengan baik, anak-anak akan merasa nyaman berada di lingkungan keluarganya. Apabila kebutuhan hidup anak terpenuhi, mereka dapat menjalani tugas perkembangannya dengan baik.
Peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Yogyakarta Ani Mardiyati catatannya di Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (PKS) mengatakan orang tua yang tidak dalam kondisi tertekan oleh permasalahan hidup akan menjalankan fungsi sosialnya dengan baik.












