Padahal, negara-negara middle power lain seperti Turki, Korea Selatan, bahkan Uni Emirat Arab, jauh lebih lincah. Mereka tidak menunggu. Mereka buat inisiatif sendiri.
Saya bukan sedang membandingkan untuk merendahkan. Saya hanya berpikir: kita juga bisa. Ada beberapa langkah kecil tapi menurut saya realistis.
*Pertama,* tawarkan Jakarta sebagai tempat dialog non-formal antara Iran dan negara-negara Teluk. Kita punya hubungan baik dengan kedua pihak. Tidak perlu target besar-besaran. Cukup bicara soal keselamatan pelayaran di Hormuz. Kalau ini berhasil, Indonesia akan dilihat sebagai negara yang bisa dipercaya, yang tidak memihak tapi tetap peduli.
*Kedua,* ajak ASEAN bicara satu suara. Selama ini ASEAN terlalu sibuk dengan Laut China Selatan dan Myanmar. Padahal kalau harga energi naik karena Hormuz, semua anggota ASEAN kena imbasnya. Saya pikir sudah waktunya kita menginisiasi pernyataan bersama ASEAN tentang pentingnya kebebasan navigasi di Hormuz dan Malaka sebagai satu paket.













