Oleh: Mayor Jenderal TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer Republik Indonesia untuk PBB 2017–2019)
JAKARTA || Bedanews.com – Saya ingin bercerita sedikit dari pengalaman lama. Dulu, ketika saya masih bertugas di Dewan Keamanan PBB, saya belajar satu hal: ketika negara besar saling memblokir, tidak ada yang bergerak. Resolusi macet. Rapat berulang tanpa keputusan. Sementara di lapangan, orang-orang tetap mati, kapal-kapal tetap berhenti, dan harga minyak tetap naik.
Itulah yang saya lihat sekarang terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.
Beberapa pekan terakhir, semua harapan akan negosiasi di Islamabad buyar. AS menarik timnya. Iran, yang merasa sudah tidak digubris lagi, dengan terang-terangan menawarkan aliansi pertahanan ke Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Bahkan Wakil Menteri Pertahanan Iran menyatakan siap “berbagi kemampuan senjata pertahanan” dengan negara-negara Asia.













