Ini bukan sekadar berita. Ini pertanda bahwa panggung dunia sedang berubah. Dan saya bertanya pada diri sendiri: di mana Indonesia dalam perubahan ini?
*Kenapa kebuntuan kali ini beda?*
Saya paham, banyak yang bilang: “Ah, AS dan Iran sudah lama musuhan. Biasa saja.” Tapi izinkan saya menjelaskan kenapa kali ini berbeda, dan kenapa kita perlu peduli.
*Pertama,* Iran sekarang tidak sendirian. Ia punya Rusia dan China di belakangnya. Jadi ketika AS memblokade pelabuhan Iran, China membuka rute alternatif. Ketika Iran diisolasi secara finansial, sistem pembayaran dengan Rusia tetap jalan. Ini bukan lagi duel satu lawan satu. Ini bagian dari perang dingin baru antara Barat dan poros Eurasia.
*Kedua,* kebuntuan ini total. Bukan cuma soal nuklir. Soal Selat Hormuz, soal hak lewat kapal, soal sanksi ekonomi. Tidak ada kompromi kecil yang bisa menutup lubang. Semua atau tidak sama sekali.













