Para pendiri bangsa memahami bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Yang mereka perjuangkan adalah sebuah sistem yang mampu mengelola perbedaan tanpa menghancurkan persatuan.
Hari ini kita sedang berada pada salah satu ujian itu.
MK memiliki kewenangan untuk memutus.
Polri memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan.
Pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan pemerintahan tetap berjalan.
Dan rakyat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat sekaligus kewajiban menjaga ketertiban.
Semua harus kembali kepada batas masing-masing.
Dalam pengalaman panjang mengelola persoalan keamanan, satu hal selalu relevan: krisis jarang membesar hanya karena satu peristiwa. Krisis membesar ketika informasi terlambat, komunikasi gagal, emosi dibiarkan menguasai keputusan, dan institusi kehilangan disiplin.













