Jika melakukannya setiap bulan, maka akan diketahui dan diperkirakan kapan menstruasi berikutnya dimulai. Namun, bisa saja siklus menstruasi tidak sesuai dengan kalender. Ada banyak faktor yang memengaruhi, seperti kelelahan, stres atau banyak pikiran, kurang asupan makanan bergizi.
Premenstrual symptoms (PMS) sebelum masa menstruasi
Premenstrual syndrome (PMS) terjadi sebelum menstruasi. Gejala setiap orang berbeda dan dapat berubah. Namun, secara umum gejala PMS meliputi:
1. Nyeri saat haid
2. Kram perut
3. Nafsu makan meningkat
4. Perut kembung
5. Mual
6. Merasa lelah
7. Pingsan
8. Sakit kepala
9. Sakit punggung
10. Merasa tidak nyaman
Gejala lain seperti perubahan psikologis dan emosional juga bisa terjadi. Remaja perempuan biasanya menjadi lebih sensitif, seperti mmudah marah atau sedih menjelang menstruasi atau saat menstruasi.
Bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas?
Setelah mengetahui seluk-beluk pubertas dan menstruasi, yang harus menjadi perhatian adalah cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Berikut cara yang bisa diterapkan, terutama bagi remaja perempuan:
1. Pola hidup sehat
Lakukan olahraga rutin seperti jalan cepat maupun lari. Istirahatlah yang cukup dan konsumsilah makanan yang bergizi. Hindarilah stres karena dapat memengaruhi hormon menjadi tidak seimbang.
2. Berhenti merokok dan konsumsi alkohol
Rokok dapat menyebabkan kanker dan gangguan pada jantung. Penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat membahayakan ovarium, rahim dan area lain di sistem reproduksi. Sama halnya dengan alkohol yang berlebih dapat mengganggu kesuburan dan hormon.
3. Tingkatkan konsumsi kalsium dan magnesium
Magnesium mampu meredakan sakit kepala, pusing dan gula darah rendah karena menstruasi, sedangkan kalsium dapat mencegah gejala sebelum menstruasi.












