Sedangkan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menegaskan bahwa, Ibu-ibu PKK perlu mendapatkan edukasi secara berkelanjutan agar mampu menjadi ujung tombak pencegahan narkoba di lingkungan keluarga.
PKK dinilai memiliki posisi strategis karena memiliki jaringan hingga 8.700 desa di Jawa Tengah, sehingga pesan pencegahan narkoba dapat disampaikan secara masif, terstruktur dan menyentuh langsung ke tingkat keluarga.
“PKK siap menjadi ujung tombak pencegahan narkoba melalui keluarga. Edukasi tidak hanya menyasar ibu-ibu, tetapi juga anak-anak agar sejak dini memiliki daya tangkal terhadap bahaya narkoba,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, TP PKK Provinsi Jawa Tengah telah menyusun Buku PAAREDI (Program Pola Asuh Anak di Era Digital) yang telah disebarkan ke seluruh jaringan PKK di Jawa Tengah. Buku ini menjadi salah satu instrumen penting dalam penguatan literasi keluarga dan sejalan dengan nilai-nilai Program ANANDA BERSINAR.












