SEMARANG || Bedanews.com — Tren peningkatan keterlibatan perempuan, termasuk ibu rumah tangga, dalam kasus narkoba baik sebagai penyalahguna maupun pengedar menjadi perhatian serius berbagai pihak. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga, khususnya dalam pengasuhan, pembentukan karakter dan perlindungan anak dari berbagai ancaman, termasuk bahaya narkoba.
Menjawab tantangan tersebut, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah melakukan audiensi dan penguatan kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah untuk mengoptimalkan Program Prioritas Nasional ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak – Bersih Dari Narkoba) melalui pendekatan keluarga yang lebih humanis dan berkelanjutan, Jum’at (6/2).












