DEMAK || Bedanews.com – Keprihatinan atas persoalan serius di bidang tata ruang, penyalahgunaan wewenang si birokrasi dan penanganan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Demak, khususnya Rencana pembangunan kawasan industri di atas lahan sawah produktif di Kecamatan Mijen.
Hal tersebut diungkapkan Presiden Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Demak Bersatu (GMMD Bersatu), Mulyani M. Noor dan juru bicara GMMD Bersatu, Fatkurohma melalui video yang viral saat audiensi terbuka bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Demak dan Pemda di Kantor DPRD pekan lalu.
Audensi dihadiri: Pimpinan DPRD & Anggota, Kepala Dinas PU, Kabag Hukum, Kepala Dinas LH, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkim, PBJ, Kepala Disnakerin, Kepala BKPP, Ka Satpol PP, Kepala Bappeda dan masyarakat.













