• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home

kris by kris
31 Agustus 2026
in Ragam
0
Razikin, S.H.I, S.H, M.H, M.I.P (Peneliti Said Agil Siraj INSTITUT)

Razikin, S.H.I, S.H, M.H, M.I.P (Peneliti Said Agil Siraj INSTITUT)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Razikin, S.H.I, S.H, M.H, M.I.P (Peneliti Said Agil Siraj INSTITUT)

JAKARTA, Bedanews.com-

Muktamar Nahdlatul Ulama selalu memiliki makna yang melampaui pergantian kepemimpinan. Ia adalah forum tertinggi jam’iyah tempat tradisi keilmuan, otoritas keulamaan, mekanisme organisasi dan cita-cita kebangsaan bertemu dalam satu ruang musyawarah. Karena itu, kontestasi Ketua Umum PBNU bukan sekadar kompetisi antarfigur, melainkan ujian atas kedewasaan institusional organisasi Islam terbesar di dunia.

Muktamar ke-35 memperlihatkan dinamika yang menarik. Perdebatan tidak hanya berkisar pada siapa yang paling layak memimpin PBNU lima tahun ke depan, tetapi juga menyangkut bagaimana pemimpin itu dipilih. Perdebatan mengenai mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan sistem pemungutan suara menunjukkan bahwa demokrasi internal NU sedang bekerja. Lima calon Ketua Umum PBNU bahkan menyatakan kesepakatan untuk mendorong mekanisme AHWA sebagai bagian dari proses seleksi kepemimpinan, sementara forum muktamar memutuskan mekanisme penjaringan melalui voting sebelum nama-nama tersebut diserahkan kepada AHWA.

BeritaTerkait

Kejutan Buat warga Selabintana, Mesjid Wisata Muslim Dibangun oleh Donatur dari Qatar

20 September 2026

Dari Saung Bambu ke Layar Sentuh: Ketika Mata Rantai Sabda Nabi Bertemu Algoritma Digital

20 September 2026
Page 1 of 7
12...7Next
Tags: MuktamarnegaraNUPeradabanUmat
Previous Post

Bupati Sukabumi Buka Pasar Rakyat UMKM HJKS Ke-156

Next Post

Terjerat Lingkaran Setan Digital: Judol + Pinjol, Ini 3 Tandanya dan 4 Cara Keluarnya

Related Posts

Ragam

Kejutan Buat warga Selabintana, Mesjid Wisata Muslim Dibangun oleh Donatur dari Qatar

20 September 2026
Ragam

Dari Saung Bambu ke Layar Sentuh: Ketika Mata Rantai Sabda Nabi Bertemu Algoritma Digital

20 September 2026
Ragam

JWI Pertanyakan Tanggung Jawab Pemkab Sukabumi, Terhadap Warga Sakit yang Belum Tercover BPJS

20 September 2026
Ragam

NEGARA KUAT DI ERA KONVERGENSI

20 September 2026
Ragam

Rapur DPRD Kab. Sukabumi, Persetujuan Bersama DPRD Dan Pemkab Mengenai Raperda Tentang Perubahan APBD TA 2026

20 September 2026
Ragam

Pengasuh Omah Singgah NU Al Fath: Warga NU Tak Hanya Jama’ah, Tapi Jadi Jam’iyah

20 September 2026
Next Post

Terjerat Lingkaran Setan Digital: Judol + Pinjol, Ini 3 Tandanya dan 4 Cara Keluarnya

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com Âİ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com Âİ 2021