Jalanan, pasar, pusat perbelanjaan bahkan tempat wisata mulai ramai. Geliat ekonomi sudah terasa. Sekalipun beberapa tempat tersebut menyediakan sarana penerapan protokol kesehatan tetapi kontrol terhadap penerapannya pada pengunjung justru lemah. Beberapa razia penggunaan masker yang dilakukan aparat pemerintah terasa tidak ada gunanya. Rakyat bersikap skeptis dan apatis menghadapi pandemi ini.
Tak bisa dipungkiri kehidupan harus terus berjalan. Kebutuhan hidup harus tetap terpenuhi. Rakyat bingung bagaimana harus memenuhi kebutuhan jika tidak keluar bekerja. Lebih-lebih di masa pandemi saat ini. Sementara penguasa yang diberi mandat mengurus rakyatnya abai dan mengembalikan seluruh urusan kepada individu dan masyarakat.
Sedari awal pandemi muncul, ketidakseriusan pemerintah dalam menangani wabah ini sudah terlihat. Menganggap enteng kasus dengan menerapkan kebijakan-kebijakan yang parsial mulai dari PSBB, New Normal hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan lain-lain.












