Berbekal keyakinan untuk sembuh, Yana terus menjalani pengobatan di rumah sakit selama 11 hari, setelah sebelumnya menjalani isolasi mandiri selama 4 hari. Ia sama sekali tidak bisa menerima kunjungan dari siapa pun, bahkan dari keluarganya. Selama ini, interaksinya dengan keluarga hanya lewat telepon.
“Karena keyakinan saya ini muslim, saya yakin semua penyakit pasti ada obatnya. Semua semata-mata karena izin Allah, saya bersyukur hari ini bisa sehat dan sudah dinyatakan negatif,” ucapnya.
Dorongan doa dan dukungan dari keluarga serta orang-orang terdekat pun semakin menumbukan semangatnya. Ia mengaku menerima pesan singkat dari seseorang yang menyemangatinya bahwa ia harus tetap hidup untuk keluarga dan masyarakat Bandung yang mendoakannya.













