Dari keadaan itu, Yunani melakukan pemangkasan besar-besaran belanja sosial dan subsidi. Sehingga menimbulkan gelombang protes besar-besaran di Athena (2011-2015), dipimpin oleh Alexis Tsipras (PM Yunani saat itu). Angka pengangguran melonjak hingga 27%, yang memicu ketidakstabilan politik.
Hal serupa terjadi di Argentina (2001 & 2018), utang yang berujung kerusuhan, akibat pemerintah Argentina sejak 1990-an mengambil utang luar negeri besar untuk membiayai program populis, termasuk subsidi energi dan pangan. Saat itu Argentina gagal membayar utang US$.132 miliar, menjadi default terbesar dalam sejarah.
Terjadi demonstrasi besar-besaran dan kerusuhan sosial pada Desember 2001, memaksa Presiden Fernando de la Rúa mundur. Tahun 2018 Argentina kembali menghadapi tekanan fiskal akibat utang yang tidak terkendali. IMF memberikan bailout US$57 miliar, tetapi kebijakan penghematan malah memicu demonstrasi besar.











