Ini membuka jalan terbentuknya jabatan Perdana Menteri secara sah. Prabowo tetap sebagai Kepala Negara, sedangkan Anies menjadi Kepala Pemerintahan yang fokus menangani Reformasi Birokrasi, Ekonomi dan Hukum.
*Realistis dan Visioner*
Banyak kalangan di Indonesia berpikir bahwa dua tokoh ini, Prabowo dan Anies, tidak bisa berjalan bersama. Namun dalam dunia politik, sejarah membuktikan bahwa kompromi demi kepentingan rakyat adalah jalan yang paling rasional.
Dalam skenario ini, Prabowo Subianto fokus menjalankan tugas simbolik dan diplomasi tinggi sebagai Presiden Republik Indonesia, sementara Anies Baswedan mengelola roda pemerintahan harian bersama kabinet.
Bayangkan jika sinergi ini berjalan: dua kekuatan besar yang dulunya berseberangan kemudian bersatu untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Rakyat akan melihat bahwa elite politik bisa dewasa dan mengutamakan negara, bukan ambisi pribadi.













