JAKARTA || Bedanews.com – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti secara tajam praktik kebijakan pendidikan tinggi yang dinilai tidak adil dan diskriminatif antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Kritik ini disampaikan merespons pernyataan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie mengenai besarnya kuota penerimaan mahasiswa baru di PTN.
Sebelumnya, Stella Christie menyatakan bahwa, fokus pemerintah bukan pada kuota, melainkan pada pemberian peluang belajar yang paling luas bagi masyarakat.
Namun, Prof. Didik menilai jawaban tersebut normatif dan tidak menyentuh persoalan struktural yang dihadapi dunia pendidikan tinggi nasional.













