Di akhir pernyataannya, Agung meminta Wali Kota Cirebon untuk memberikan dukungan penuh agar persoalan ini diselesaikan secara tuntas sebelum masa jabatan berakhir.
“Wali kota sekarang juga harus memberikan dukungan. Semua persoalan harus diselesaikan sebelum masa jabatan berakhir,” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, DAU spesifik bidang pendidikan tahun anggaran 2023 senilai Rp 30,5 miliar digunakan untuk 27 kegiatan. Namun belum dapat dipastikan apakah seluruh kegiatan tersebut benar dilaksanakan atau justru fiktif.
Di antara kegiatan yang tercatat antara lain Premi asuransi: Rp 38.288.000, Makan, minum, dan jamuan: Rp 2.279.240.850, Pengadaan barang cetak: Rp 98.902.500, Pemeliharaan gedung Setda: Rp 147.961.000, Pemeliharaan drainase dan SDA: Rp 6.126.418.479, Peningkatan kualitas kawasan permukiman: Rp 15.575.159.822, Pengadaan sepatu olahraga: Rp 76.608.000Dan sejumlah kegiatan lainnya.












