*Teluk belum bebas*
Selanjutnya Pizaro Gozali Idrus, wartawan dan Peneliti AMEC, menjelaskan, negara-negara Teluk karena dalam konflik Iran-AS berada di sisi AS dan menjadi target serangan rudal Iran berusaha untuk mencari solusi yang aman bagi mereka meski tidak mudah.
Menurut Pizaro, alih-alih mengandalkan kekuatan militer AS untuk menekan para pesaingnya, negara-negara Teluk mulai mengadopsi pendekatan yang lebih mandiri.
Pizaro mencatat adanya upaya normalisasi hubungan dengan Iran. Kesepakatan antara Arab Saudi dan Iran yang dimediasi Tiongkok menunjukkan bahwa negara-negara Teluk mampu menangani konflik regional tanpa campur tangan Washington.
Demikian juga upaya untuk mengakhiri perang di Yaman dan memulihkan hubungan diplomatik dengan Qatar (setelah blokade) mencerminkan pergeseran menuju rekonsiliasi regional.













