Apa pun yang mereka bawa, sekalipun bahasa dan iramanya berbeda, selalu diterima dan dihargai.
Apa pun yang mereka ajarkan selalu disimak dan diakui keberadaanya serta kebenarannya.
Sungguh bijaksana leluhur kita, mereka tidak merasa paling benar sendiri, mereka mengakui ada kebenaran lain di luar kebenaran yang mereka yakini.
Tapi sekarang, setelah budaya dan ajaran sang tamu berkembang besar dan pesat, lalu kemudian dianut Para Pribumi dan Keturunan nya serta masyarakat banyak.
yang terjadi justru malah Sang tamu tidak lagi menghargai kultur pribumi tuan rumah, yang notabene dulunya menerima mereka dengan penuh ketulusan dan keramahtamahan.
Yang terjadi saat ini malah selalu ada UPAYA PROVOKASI setiap kali sang pribumi tuan rumah dan Penerusnya melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, yaitu melestarikan warisan leluhur, nenek moyang mereka sendiri.













