“Model ini tidak hanya memposisikan video sebagai media pasif, tetapi sebagai alat yang aktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa,” kata M.Ridwan
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan aspek kognitif, afektif, dan metakognitif mahasiswa, serta mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti tarbiyah, muhasabah, dan bahth al-masā’il ke dalam pembelajaran digital.
“Model ini siap pakai bagi dosen dan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ulumul Hadits di era digital,” ujarnya.
Penelitian ini menggunakan Design-Based Research (DBR) sebagai metodologi, yang memberikan orisinalitas melalui pengembangan model secara siklikal dan aplikatif
di Institut KH. Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi telah menghasilkan Model Pembelajaran Bermakna Berbasis Video Digital yang menghadirkan kebaruan dan orisinalitas dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Ulumul Hadits.













