Hoky juga menambahkan, Ketua MA yang baru perlu melibatkan kekuatan pers dalam memulihkan citra MA RI. “Wartawan dan media harus diberi kemudahan untuk mengakses informasi terkait kinerja dan pelayanan publik di lingkungan MA RI agar masyarakat luas mendapat informasi yang sangat terbuka mengenai pelayanan publik dan kinerja Hakim Agung di MA RI yang bebas dari tindak korupsi,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) bidang Yudisial Sunarto terpilih sebagai Ketua MA RI menggantikan Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, SH, MH, melalui Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI), pada Rabu (16/10/2024) di Ruang Prof. Dr. Kusumah Atmadja, Gedung MA, Jakarta.
Sunarto, memenangi pemilihan setelah berhasil menyisihkan tiga hakim agung lainnya, yakni Hakim Agung Kamar Pidana Soesilo, Ketua Kamar Perdata, Haswandi dan Ketua Kamar Tata Usaha Negara, Yulius.













