“Begitu halnya dengan kritikan publik, Ketua MA RI yang baru harus mampu menjawab kritikan publik tersebut, bukan justru alergi dengan kritikan. Dan yang paling terpenting menjadikan kami FORSIMEMA-RI sebagai mitra strategis MA dan terus dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi dan publikasi kinerja Mahkamah Agung bersama Biro Hukum & Humas M.A,” ungkap Syamsul.
Pada kesempatan terpisah, tokoh nasional Ir. Soegiharto Santoso, SH yang merupakan Penasihat FORSIMEMA turut mengapresiasi hasil pilihan para Hakim Agung yang memilih Sunarto Hadikusumo sebagai Ketua MA RI yang baru.
“Selaku praktisi hukum yang juga menggeluti profesi pers sekaligus pengusaha IT, saya memiliki keyakinan Ketua MA yang baru ini dapat membawa angin perubahan bagi institusi ini. Semoga beliau dapat membangun kembali citra MA RI semakin baik di mata pencari keadilan. Perlu ada upaya revolusioner dari Ketua MA baru untuk mencegah kasus korupsi dan suap menyerang Hakim maupun Hakim Agung dan pegawai MA oleh para mafia hukum yang berperkara di MA,” kata Hoky, sapaan akrabnya yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Wakil Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.













