Jakarta,Bedanews.com
Pakar Manajemen Pendidikan Prof. A.Rusdiana menegaskan bahwa peringatan May day atau Hari Buruh 1 Mei 2026 hadir di tengah perubahan besar dunia kerja. Fenomena gig economy, transisi energi hijau, dan masuknya Gen Z ke pasar kerja mengubah pola hubungan kerja dari stabil menjadi fleksibel, namun rentan.Secara teoretis, konsep decent work dari ILO menegaskan pekerjaan harus menjamin hak, keamanan, dan martabat pekerja.
“Teori precariat dari Guy Standing menjelaskan munculnya kelas pekerja baru yang tidak memiliki kepastian kerja. Dalam konteks ini, terjadi kesenjangan: fleksibilitas meningkat, perlindungan justru melemah.Dari perspektif akademik mikro–meso–makro, fenomena ini menuntut rekonstruksi kebijakan ketenagakerjaan.” jelas Guru besar UIN Bandung ini.













