Dalam konteks tersebut, politik koalisi besar dapat dipahami sebagai strategi untuk merangkul berbagai kekuatan politik dalam satu pemerintahan bersama. Mamfaatnya tentu dapar memperluas dukungan, membangun stabilitas politik, serta menciptakan ruang kerja sama yang lebih luas. Akan tetapi, stabilitas pemerintahan tetap harus berjalan beriringan dengan pengawasan dan keseimbangan kekuasaan.
Sebagai catatan penting, pada awal pembentukan Kabinet Merah Putih, sejumlah menteri yang sebelumnya menjabat pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap dipercaya untuk masuk dan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, untuk sejumlah jabatan strategis seperti Kapolri, Panglima TNI dan Jaksa Agung, tidak terjadi pergantian pada awal pemerintahan, sehingga tetap diisi oleh personel yang sama seperti pada akhir era pemerintahan Presiden Jokowi.













