Seorang jenderal harus jujur memisahkan: pintar dalam taktik perang belum tentu baik dalam memimpin rakyat.
*Di Mana Letak Kebodohan AS?*
Sekarang balik ke AS.Sebagai mantan penasihat militer PBB, saya wajib mengkritik AS karena mereka sekutu dekat Indonesia dalam banyak hal. Tapi kritik yang jujur lebih berharga daripada pujian palsu.
*Kesalahan AS di bawah Trump:*
Pertama. Keluar dari JCPOA tanpa negosiasi pengganti.
Itu seperti Anda keluar dari kontrak kerja tanpa punya pekerjaan baru. Lalu Anda marah-marah sambil nganggur. Hasilnya: tidak ada yang takut. Dunia hanya geleng-geleng kepala.
Kedua. Memperlakukan sekutu seperti pembantu.
Jerman, Prancis, Inggris tidak diajak diskusi. Mereka hanya dikirimi ultimatum: “Ikut saya atau kena sanksi juga.” Itu bukan cara memimpin aliansi. Itu cara menggertak. Dan gertakan hanya bekerja pada pihak yang takut.













