Bandung, BEDAnews
Gesekan antara Polri dan wartawan, kerap terjadi di lapangan seperti dua insiden yang belum lama terjadi yakni di Cimahi dan Sumedang. Hal inilah yang mendorong Polda Jabar menggelar sosialisasi dan silaturahim MoU antara Dewan Pers dan Polri, Jumat (20/4) di Mapolda Jabar Jalan. Soekarno Hatta Bandung.
"Ada dua catatan terkait pers dan polri. Peristiwa di Cimahi, adanya pengrusakan alat kamera wartawan dan di Sumedang belum lama ini. Riak-riak kecil itu bisa diselesaikan. Mudah-mudahan ke depan kemitraan bisa terjalin dengan baik," ujar Kapolda Jabar Irjen Polda Putut Eko Bayuseno dalam sambutan yang dibacakan Brigjen Hengkie Kaluara, Waka Polda Jabar.
Dalam acara ini hadir Wakapolda Jabar Brigjen Pol Hengkie Kaluara, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, konsultan komunikasi Aqua Dwipayana, perwakilan PWI, AJI dan IJTI, serta para wartawan dan pejabat di lingkungan Polda Jabar membahas sinergi antara pers dan pihak kepolisian.
Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno juga berharap pertemuan hari ini akan berdampak positif bagi polisi dan media massa. "Melalui momen seperti ini dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan jalinan silaturahmi dan komunikasi antar kita dalam rangka memberi pelayanan pada publik," kata Putut yang diwakili Wakapolda.
Dengan adanya MoU tersebut, ia berharap baik polisi maupun pers satu sama lain bisa saling menguntungkan dan masyarakat merasakan dampak positifnya. (Lanie)











