Yang lebih mencengangkan: di tengah semua itu, Presiden Trump menyatakan di media sosial bahwa gencatan senjata masih berlaku, sembari menulis: “Just like we knocked them out again today, we’ll knock them out a lot harder, and a lot more violently, in the future, if they don’t get their Deal signed, FAST!”
Ini bukan bahasa negarawan yang menginginkan perdamaian. Ini adalah ultimatum bersenjata. Seorang komandan yang mengatakan “kami akan menghajar kalian lebih keras lagi jika tidak segera menandatangani kesepakatan” tidak sedang menjaga gencatan senjata. Ia sedang memberi tenggat waktu di bawah ancaman.
*Gencatan Senjata yang Tak Pernah Hidup*
Saya harus mengatakan dengan tegas: gencatan senjata ASIran tidak pernah benarbenar berfungsi. Berdasarkan pengalaman saya di PBB, setidaknya ada tiga kegagalan sistemik:













