Saya terakhir bertemu dengan Bang Foke pada 1 Juni 2023. Meski usianya tidak muda lagi, Bang Foke masih terlihat penuh semangat dan ide. Kami berdiskusi panjang selama hampir tiga jam, membicarakan banyak hal tentang masa depan Jakarta. Sebagian dari gagasan beliau seperti ERP, ITF dan pengembangan megapolitan, memang belum sepenuhnya terealisasi dan akan saya tulis lebih lanjut di kesempatan lain. Tapi satu hal yang saya simpulkan: Bang Foke adalah sosok tulus yang tidak pernah mengejar kekuasaan nasional. Baginya, pengabdian kepada Jakarta adalah prioritas utama.
Pertemuan saya yang terakhir dengan beliau terjadi dalam acara buka bersama di The Tavia Heritage, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Senin, 24 Maret 2025. Kami berbincang banyak tentang prospek Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur baru, Bang Pramono Anung. Dalam kesempatan itu, saya menyampaikan kepada Bang Foke agar tidak terlalu sering bepergian ke luar negeri, karena Jakarta masih sangat membutuhkan pemikiran dan pengalamannya. Saya bahkan mengusulkan agar beliau bisa lebih sering berdiskusi dengan aktivis dan tokoh masyarakat Jakarta. Bang Foke menyambut baik usulan itu dan menyatakan siap mengagendakan pertemuan ke depan.












