Jakarta – bedanews.com – Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98, Sayed Junaidi Rizaldi (Pakcik) mengapresiasi atas pernyataan pengakuan Joko Widodo (Jokowi), selaku Presiden Republik Indonesia terkait pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lalu, dan ini menegaskan keraguan tentang siapa Jokowi, ya kita tegaskan Jokowi memang kandung reformasi, beliau tidak punya beban politik sosial pada masa lalu.
Hal itu disampaikan Jokowi setelah menerima laporan dari Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (PPHAM) di Istana Negara, pada Rabu (11/1/2023).
Jokowi menyatakan, sudah membaca secara seksama laporan tersebut. “Saya telah membaca dengan seksama laporan dari Tim PPHAM yang berat yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2022. Dengan pikiran yang jernih dan hati yang tulus saya sebagai Kepala Negara Republik Indonesia mengakui bahwa pelanggaran HAM yang berat memang terjadi di berbagai peristiwa,” ujar Jokowi













