“Indonesia adalah negara yang menempatkan agama pada posisi yang penting dan strategis. Inilah yang kemudian saya menyebut Indonesia sebagai “negara agamis,” kata rektor termuda dalam sejarah UMJ yang dilantik pada 25 Mei 2021 itu. Dr. Ma’mun Murod lahir di Brebes pada13 Juni 1973.
Ia juga mengangkat makna kemerdekaan dari sisi Islam, dimana merdeka di dalamnya harus bermakna persamaan egaliter, yakni adanya persamaan antara kaya-miskin, “kopral-jenderal”, orang yang punya harta banyak dengan yang punya harta sedikit, dan persamaan di depan hukum serta tidak adanya diskriminasi.
Sebelumnya, Ketua MPR, Bambang Soesatyo pada dialog publik antara lain mengemukakan, dalam refleksi 76 tahun Kemerdekaan RI, sejumlah indikator seperti merdeka dari ketergantungan, merdeka dari kemiskinan, merdeka dalam akses keadilan, dan merdeka dalam melaksanaan HAM mengalami kemunduran.
“Refleksi untuk memaknai kemerdekaan itu sendiri adalah sesuatu hal yang wajar karena memang sesungguhnya dibutuhkan untuk introspeksi diri dalam proses pendewasaan,” kata Ketua MPR.













