Oleh: Sayed Junaidi Rizaldi (Penikmat Olahraga)
JAKARTA || Bedanews.com – Keputusan Erick Thohir menjalankan peran ganda sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI memang memunculkan beragam tanggapan publik. Namun, dalam perspektif yang lebih luas, rangkap jabatan ini patut dilihat sebagai peluang strategis bagi pembenahan tata kelola olahraga nasional, bukan semata polemik administratif.
Selama bertahun-tahun, persoalan utama dunia olahraga Indonesia bukan terletak pada kekurangan regulasi, melainkan pada lemahnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dan pelaksana organisasi olahraga. Akibatnya, banyak program pembinaan berjalan parsial, tidak berkelanjutan dan minim evaluasi.
Dalam konteks inilah, kehadiran Erick Thohir di dua posisi kunci justru menghadirkan jembatan koordinasi yang selama ini hilang.













