• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Radikalisme Perlu Untuk Perubahan

Radikalisme Perlu Untuk Perubahan

Asep Budi by Asep Budi
4 Juli 2012
in Tak Berkategori
6
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Gerakan radikalisme acapkali diberi stigma negative oleh pihak-pihak yang merasa terganggu atas kondisi yang sudah mapan. Gerakan radikalisme  sejatinya merupkan suatau upaya melalukan reformasi kearah yang lebih baik ternyata meninggalkan bias atau efek samping berujung anarkisme. Resikonya, gerakan radikalisme  harus berhadapan dengan intimidasi dan pemberangusan dari pihak penguasa.

Padahal konsep radikalisme yang terkait pemikiran atau keilmuan keagamaan kalau di fahami secara benar dan jernih adalah sesuatu yang perlu dan harus dipertahankan untuk mencapai perubahan yang lebih baik. 

Konsep radikalisme dalam kontek keilmuan atau pemikiran adalah sesuatu yang positif dan perlu di pertahankan sekaligus diberdayakan dalam kontek mencapai perubahan social yang lebih maju.

BeritaTerkait

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026

Tim Wasev TMMD Ke-130 Tinjau Pembangunan MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Yamboi Berkualitas

7 November 2026

Itulah  pernyataan Prof. DR. Nurshomad Kamba, dalam  Seminar “Menangkal Radikalisme Pemahaman Keagamaan”, yang digelar oleh Fakultas Ushuludin UIN Bandung, Di Hotel Khatulistiwa, Selasa, (3/7).

Menurut Nurshomad, meski pemahaman kosep radikalisme sesuatu yang fositif, tapi acapkali meninggalkan sisi negative dan gelap yaitu timbulnya kesombongan intelektual dan sikap Taqlid (mengikuti apa yang dikatakan pemimpinnya). 

Efek samping dari pemikiran radikalisme adalah merasa paling benar dan bersikap inklusif sehingga memandang orang lain rendah dan hina yang berdampak kepada tindakan anarkis, ungkap Nurshomad.

Hal senada dikatakan Prof. DR. Afif Muhammad, femahaman yang salah terhadap konsep radikalisme yang terpenting adalah melakukan tindakan pemaksaan terhadap hak-hak orang lain sehingga melakukan tindakan yang merugikan pihak orang lain, yaitu anarkis.

Sementara Laksama Muda TNI Chairul Akbar, dari  BNPT (Badan Nasional  Penangulangan Teroris) mengangap terorisme muncul akibat pemahaman radikalisme yang menjamur. “Timbulnya gerakan terorisme merupakan kegagalan dunia pendidikan dan tokoh agamawan,“ katanya.

DR. Adeng Muhtar Ghozali, selaku moderator memandang semua urai tentang konsep radikalisme dalam kontek keilmuan atau pemikiran sesuatu yang wajib dan fositif untuk di implementasikan dalam realitas social agar terjadi perubahan yang lebih baik.

Dekan Ushuludin Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. menyatakan pihaknya  menggelar Seminar Nasional tentang  konsep radiklisme untuk memberi pemahaman yang utuh dan integral serta bisa melihat akar-akar kekerasan dari multi disiplin ilmu yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan bangsa ini.

Menurut Ketua Panitia, Adnan, acara digelar sebagai  bentuk kepedulian Fakultas Ushuluddin  untuk ikut bertanggungjawab dan terlibat dalam mengurai dan menyelami makna radikalisme agama secara lebih dalam dan  hendak melihat radikalisme agama dalam sosoknya yang multi dimensi sehingga diperoleh gambaran yang utuh dan integral tentang apa sebenarnya radikalisme agama itu," ujarnya. (Hargribs)

Previous Post

Lelang Tender PLTSa Kota Bandung, Bisa Dilakukan Pekan Depan

Next Post

Kejar Asset, Pemprov Jabar Diminta Kerjasama dengan Kejati

Related Posts

TNI-POLRI

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Tinjau Pembangunan MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Yamboi Berkualitas

7 November 2026
TNI-POLRI

Danpaspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha: Mengawal Presiden Sebagai Kepala Negara, Tanggung Jawab Besar

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Terjang Medan Terjal, Pastikan Sumber Air Bersih Warga Yamboi

7 November 2026
TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Next Post

Kejar Asset, Pemprov Jabar Diminta Kerjasama dengan Kejati

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021