“Mereka yang lolos sudah diizinkan melaksanakan PTMT Bertahap tanggal 15 (September) kemarin. Jadi yang kelompok kedua ini masih tahap uji coba maksimal 25 persen dan waktunya 4 minggu,” jelasnya.
Dari jumlah di tahap dua ini, 16 sekolah mengajukan pengunduran jadwal uji coba. Alasannya karena di satuan pendidikan tersebut sedang dilakukan renovasi bangunan sekolah.
“Kalau uji coba ini landai dan tidak ada hambatan, bisa naik dan menambah kapasitas menjadi 50 persen,” imbuhnya.
Sekalipun telah lolos verifikasi dan layak menggelar uji coba, Bambang kembali menegaskan, untuk pelaksanaan PTMT Bertahap juga tetap bergantung kepada izin orang tua siswa. Yaitu mengizinkan anaknya ke sekolah.
Konfirmasi izin dari orang tua ini juga harus dicantumkan oleh pihak sekolah melalui Simdik. Jumlah siswa yang sudah mendapatkan izin dan yang belum mendapatkan izin PTMT Bertahap harus tertera dan diperbaharui secara rutin.













