Bandung, BEDAnews
Diduga dianiaya rekannya, Anton Setian (29), warga Suryani, Kelurahan Babakan Muncang, Bandung Kulon tewas usai nongkrong di salah satu kafe di Jalan Braga, Bandung, Kamis (21/6) dinihari.
Kapolsek Sumur Bandung Kompol Janter Nainggolan didampingi Kanit Reskrim Kompol Untung Margono di Mapolsek Sumur Bandung, Kamis (21/6), mengunkapkan kronologis kejadian berawal saat Anton dan ketiga temannya St, Ro, dan A pergi ke kawasan Jalan Braga menggunakan mobil milik St. Di sebuah kafe, mereka nongkrong sambil minum minuman keras (miras), Rabu (20/6) malam.
Menjelang Kamis (21/6) dinihari sekitar pukul 01.00, Anton dan ketiga temannya memutuskan untuk pulang, namun dalam perjalanan Anton terlibat pertengkaran dengan temannya A. Sampai dikawasan Jalan Wastukencana (seberang kantor Asuransi Jasindo), Anton dan ketiga temannya turun dari mobil.
Kemudian Anton dan A berkelahi, sedangkan St dan Ro hanya melihat perkelahian diantara teman mereka tersebut. Anton yang memiliki 2 tatto ini mengalami luka tusuk di bagian leher kiri atas, pinggang kiri depan, luka pada bagian kaki, dan jari tangan.
"Korban bersimbah darah tapi belum meninggal, kemudian oleh teman-temannya korban lalu dinaikan kembali ke mobil dan dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin," kata Janter.
Dalam perjalanan, karena panik, mobil yang mereka tumpangi menabrak trotoar. Hingga akhirnya, ketiga teman Anton memutuskan untuk membawa korban dengan menggunakan taksi di depan Dago Plaza. Anton diantar oleh A ke UGD RS Hasan Sadikin. Sedangkan St dan Ro langsung pulang ke rumah St untuk menyimpan mobil di kawasan Cigadung, Bandung lalu menyusul A dan Anton ke RS Hasan Sadikin dengan menggunakan sepeda motor.
Namun sesampai di RSHS, ternyata Anton yang berada di UGD sudah meninggal dunia, sementara A menghilang. "Kami masih mencari A yang diduga sebagai pelaku pembunuh Anton, sementara St dan Ro statusnya masih sebagai saksi," tutur Janter lagi.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara yakni, gagang badik atau golok berukuran kecil, sandal hitam diduga milik Anton, dan fotokopi STNK mobil. (Lanie)












