Setelah dilantik, Rocky Gerung menjelaskan bahwa kehadirannya di dalam pemerintahan bukan berarti meninggalkan sikap kritisnya. Ia bahkan menggambarkan pilihannya sebagai perpindahan dari “luar ke dalam”, sementara sikap kritisnya tetap dipertahankan sebagai sebuah “radical break”.
Dalam konteks inilah perjalanan pemikiran dan pernyataan Rocky Gerung sebelum menjadi Wantimpres menarik untuk dilihat kembali.
Selama bertahun-tahun, Rocky dikenal sebagai salah satu pengkritik keras pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia juga dikenal dengan pandangan bahwa seorang intelektual harus memiliki jarak kritis terhadap kekuasaan.
Pada masa Pilpres 2019, Rocky Gerung beberapa kali hadir dalam kegiatan yang berkaitan dengan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Salah satunya adalah deklarasi nasional alumni perguruan tinggi untuk pemenangan pasangan tersebut pada 26 Januari 2019 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.













