Solusi strategis konkrit yang perlu dilakukan setidaknya ada empat. Pertama, membuat zonasi wisata religius dan sejarah yang terintegrasi dengan atraksi kebudayaan lain, misalnya: Festival Grebeg Besar
(dinkominfo.demakkab.go.id, 2024).
Kedua, meningkatkan fasilitas transport dan informasi pariwisata. Misalnya, signage wisata dan sarana publik.
Ketiga, pelatihan SDM pariwisata lokal melalui program intensif bersama pemerintah dan perguruan tinggi.
Keempat, kampanye promosi digital global, dengan kolaborasi influencer dan virtual tours, agar destinasi seperti Masjid Agung dan makam dikenal secara internasional.
B. Sektor Pertanian dan Hortikultura
Subsektor hortikultura –bawang merah, kangkung, pisang, bayam, belimbing–menunjukkan tren produksi positif dan potensi komparatif dan kompetitif tinggi di Demak selama 2012‑2021
(etd.repository.ugm.ac.id: 2023).













