DH kemudian membawa produk-produk tersebut dari sebuah gudang di Bekasi menuju ke komplek pergudangan di Bandung yang disewa oleh DH. Produk-produk itu dibawa dengan menggunakan 15 unit truk.
Di gudang itulah, DH menyortir dan membersihkan produk bekas kebanjiran itu untuk dijual kembali.
“DH membersihkan produk-produk tersebut dari bekas kebanjiran, mensortir kemudian menjual kembali,” kata Erdi.
DH kemudian menjual barang-barang itu secara eceran maupun partai besar di gudang tersebut yang dinamainya C-Mart.
Ia menjual aneka produk itu dengan harga diskon 40 sampai 50 persen. Dalam sehari penjualan, produk-produk bekas kebanjiran yang dijual, DH meraup keuntungan hingga puluhan juta.
“Masyarakat yang membeli bukan dari daerah Bandung saja. Ada beberapa dari daerah lain juga seperti Sumedang hingga Majalengka dan DH mendapat keuntungan Rp. 40 juta dalam 1 hari,” ujar Erdi.













