Demak – bedanews.com – Rencana pemerintah yang akan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler untuk program makan siang dan susu gratis, mendapatkan tanggapan pro dan kontra dikalangan guru PGSI Kabupaten Demak.
Pasalnya, penggunaan BOS untuk program makan siang gratis bisa menghambat pemberian gaji guru hingga operasional di sekolah/ madrasah swasta.
“Kalau anggaran BOS reguler digunakan untuk program makan siang gratis maka PGSI secara tegas menolak karena uang BOS akan habis hanya untuk makan siang siswa. Disatu sisi, tidak semua sekolah siswanya membutuhkan bantuan makan siang gratis,” kata Noor Salim, Ketua DPD PGSI Kabupaten Demak dan Wakil Ketua DPW PGSI Jawa Tengah melalui keterangannya, Senin (4/3).
“Namun jika disediakan anggaran untuk makan siang dan susu secara tersendiri diluar BOS reguler serta anggaran pendamping sebagai operasional pengadaan makan tentu kami dukung,” tambahnya disela-sela rapat pleno KPU di AMANTIS Hotel, Senin (4/3/2024).













