JAKARTA || Bedanews.com – Anggota Komisi X DPR R, Sofyan Tan prihatin atas peristiwa perundungan (bullying) kepada seorang siswa SMPN 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa tengah yang kembali memakan korban jiwa. Tan menilai, kasus tersebut menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan terhadap lemahnya pengawasan dan pencegahan kekerasan di sekolah.
“Saya mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya siswa kelas 7 SMPN 1 Geyer, Angga Bagus Perwira akibat dugaan perundungan. Tentu kami prihatin atas kembali terjadinya kasus perundungan terhadap siswa di sekolah. Kasus ini sebagai peringatan serius bagi dunia pendidikan atas lemahnya pengawasan dan pencegahan kekerasan di sekolah. Sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi tanpa adanya rasa takut,” ujar Sofyan Tan dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (16/10).













