“Karakter perempuan akan selalu menjadi nafas dan manufaktur masa depan yang lebih manusiawi,” ujar Hendriana.
Pandangan tersebut memperluas makna kontribusi perempuan. Perempuan bukan hanya dipandang sebagai kelompok yang perlu diberi akses, tetapi sebagai aktor yang memiliki perspektif dan kapasitas untuk ikut membentuk masa depan ekonomi serta industri Indonesia.
Kemerdekaan Harus Berarti Kesetaraan Kesempatan
Diskusi Perempuan Paramadina akhirnya mengerucut pada satu pesan penting: makna kemerdekaan bagi perempuan tidak berhenti pada terbebasnya bangsa dari penjajahan.
Kemerdekaan juga harus diterjemahkan menjadi kesempatan yang setara untuk belajar, bekerja, berusaha, memimpin, mengambil keputusan dan menentukan arah pembangunan.













