Mulutmu harimaumu, tampaknya itulah peribahasa yang dapat menggambarkan kondisi sang Penista agama Kosman bin Suned alias Muhammad Kace. Selain mendekam di jeruji besi, penistaan agama (Islam) yang dilakukannya kini berujung penganiayaan di dalam penjara. Diduga pelaku penganiayaan ini adalah Irjen Napoleon Bonaparte yang merupakan tahanan kasus korupsi. Hal ini terungkap dari surat keterangan terbuka yang ditulis Irjen Napoleon Bonaparte.
Dalam suratnya, Napoleon menyatakan, sebagai seorang muslim dirinya tak terima Islam dihina. Itulah sebabnya ia menganiaya Muhammad Kace. Menurutnya, perbuatan Kace membahayakan persatuan dan kesatuan umat beragama di Indonesia. Ia pun menyayangkan sikap pemerintah yang belum menghapus konten-konten Muhammad Kace padahal jelas bahayanya. (detikNews, 20/9/2021)













