Pemerintah pusat pun perlu mengambil peran yang sama. DPR RI, sebagai lembaga yang menjadi tujuan penyampaian aspirasi sejumlah kelompok, seharusnya membuka komunikasi dengan perwakilan massa. Jangan sampai masyarakat sudah datang dari daerah, tetapi tidak ada satu pun pihak yang bersedia mendengarkan secara serius.
Dari uraian di atas dapat dirangkum bahwa keberhasilan dalam menghadapi demonstrasi bukan hanya diukur dari apakah Jakarta tetap aman dan lalu lintas tetap berjalan, tetapi juga dari sejauh mana negara mampu mendengar suara rakyat tanpa kehilangan ketegasan dalam menegakkan hukum.
Masyarakat Pati, Bangkalan, Madura, dan masyarakat dari daerah lainnya bukan orang asing di Jakarta. Mereka adalah bagian dari rakyat Indonesia. Ketika mereka datang membawa aspirasi daerah ke pusat pemerintahan, negara seharusnya melihatnya sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.













