Pemerintah perlu ramah menyambut. Aparat perlu profesional mengamankan. DPR RI perlu mendengar dan memberikan tindak lanjut. Masyarakat perlu menjaga aksi tetap damai.
Waspadai penumpang gelap, tetapi jangan curigai seluruh rakyat. Demo boleh besar, kritik boleh keras, dan dukungan boleh lantang. Namun, semuanya harus tetap berada dalam koridor hukum serta menghormati hak masyarakat lainnya.
Sebab demokrasi yang sehat bukan demokrasi tanpa kritik. Demokrasi yang sehat adalah ketika rakyat berani berbicara, pemerintah tidak alergi mendengar, aparat mampu melindungi tanpa berlebihan, dan semua pihak tetap tunduk pada hukum.
Ketika suara daerah dibawa ke Jakarta, jangan hanya melihat siapa yang datang, tetapi dengarkan juga apa yang mereka bawa. Jakarta harus menjadi tempat suara rakyat didengar, bukan dicurigai. Yang lebih penting, jangan sampai Jakarta menjadi tempat kekerasan dalam bentuk apa pun, melainkan ruang yang damai untuk memperjuangkan keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat Indonesia. ***













