Sudah sepatutnya disimpulkan oleh publik, bahwa yang dapat mengalahkan Jokowi hanya keseriusan dalam mengimplementasikan “fiat justicia ruat caelum” sebagai filosofi “keadilan harus ditegakkan walau langit runtuh” dan mesti frontal dan tumpah ruah semua harus turun kejalan sesuai analogi vox populi vox dei? bukan sekedar omon-omon, jika demikian praktiknya yakin akan ada alat justifikasi untuk Prabowo, karena “suara rakyat yang power dan super tendensi” sebuah wujud representasi sehingga dapat dijadikan referensi Presiden RI untuk mengalah karena suara terbanyak merupakan suara tuhan? Atau suara demokrasi sebagai faktor yang menjadi referensi kebijakan positif dari para eksekutif dan legislatif, yakni ketakutan mereka para penyelenggara negara kontemporer menjadi sirna kepada para oligarki (konglomerasi+ sisa-sisa kekuatan Jokowi and the gank dan sebagian besar anggota legislatif) karena ada banyak rakyat disertai alas data segudang kebohongan Jokowi.













