Namun, membandingkan kondisi tersebut secara langsung dengan 1998 merupakan kekeliruan analitis.
Indonesia hari ini memiliki sistem politik yang berbeda.
Ada pemilu reguler, partai politik yang beragam, lembaga legislatif, lembaga peradilan, pers yang jauh lebih terbuka, masyarakat sipil, ruang digital, serta berbagai mekanisme konstitusional untuk menyalurkan aspirasi.
Reformasi sektor keuangan juga telah membangun sejumlah instrumen kelembagaan yang jauh berbeda dari masa krisis 1998. Bank Indonesia mencatat penguatan kerangka stabilitas keuangan, termasuk pembentukan OJK dan KSSK serta pengembangan instrumen untuk mengidentifikasi risiko sistemik.
Karena itu, tekanan ekonomi 2026 tidak otomatis berarti krisis 1998. Ada tiga perbedaan penting.













