Ketika tuntutan perubahan menemukan momentum, jalanan berubah menjadi kekuatan politik.
*Keempat, elite kehilangan kesatuan.*
Sebuah sistem politik tidak hanya bertahan karena memiliki kekuasaan.
Ia bertahan karena elite politik, birokrasi, aparat, dan masyarakat masih percaya bahwa sistem tersebut memiliki masa depan.
Ketika keyakinan itu mulai retak, kekuasaan kehilangan salah satu fondasi terpentingnya.
Itulah salah satu pelajaran terbesar 1998:
Kekuasaan dapat terlihat kuat secara struktural, tetapi menjadi rapuh ketika legitimasi sosialnya mulai menghilang.
*2026: TEKANAN ADA, TETAPI ZAMANNYA SUDAH BERUBAH*
Sekarang kita memasuki 2026. Indonesia tentu tidak sedang hidup tanpa persoalan.
Tekanan terhadap daya beli, lapangan kerja, harga kebutuhan pokok, ketimpangan, kualitas pelayanan publik, korupsi, serta tuntutan terhadap pemerintahan yang lebih efektif merupakan persoalan nyata yang harus dijawab.













