Yang membuat 1998 menjadi titik balik adalah ketika krisis ekonomi bertemu dengan krisis kepercayaan.
*Kedua, krisis legitimasi.*
Setelah lebih dari tiga dekade, pemerintahan Orde Baru menghadapi akumulasi persoalan politik yang tidak seluruhnya terlihat di permukaan.
Ketika ekonomi masih tumbuh, banyak persoalan dapat ditahan oleh stabilitas.
Tetapi ketika ekonomi runtuh, kemampuan sistem untuk mempertahankan kepercayaan publik ikut melemah.
Masyarakat tidak lagi hanya bertanya: “*Mengapa harga naik?”*
Pertanyaannya berkembang menjadi: “*Ke mana negara ini akan dibawa?”*
Di titik itulah krisis ekonomi berubah menjadi krisis politik.
*Ketiga, mahasiswa menjadi kekuatan moral perubahan.*
Gerakan mahasiswa menjadi salah satu motor penting Reformasi. Tuntutan mereka kemudian memperoleh resonansi luas di masyarakat.













