*Pertama, 1998 adalah syok; 2026 lebih merupakan akumulasi.*
1998 datang dengan kecepatan dan kedalaman yang luar biasa.
Sementara itu, keresahan 2026 lebih banyak lahir dari akumulasi persoalan sehari-hari.
Ini tetap berbahaya jika diabaikan. Tetapi mekanismenya berbeda.
*Kedua, masyarakat 2026 jauh lebih terfragmentasi.*
Pada 1998, informasi bergerak melalui televisi, radio, surat kabar, dan komunikasi langsung.
Sekarang satu isu dapat menyebar ke jutaan orang dalam hitungan menit.
Tetapi kecepatan tidak selalu menghasilkan konsolidasi.
Media sosial dapat menyatukan masyarakat dalam satu isu pada pagi hari, lalu memecahnya kembali menjadi berbagai kelompok pada sore hari.
Viral belum tentu menjadi gerakan. Dan keresahan belum tentu menjadi revolusi.













