• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » PAPUA, KAPITAL, DAN NEGARA: MEMBACA DENGAN TEORI MARX

PAPUA, KAPITAL, DAN NEGARA: MEMBACA DENGAN TEORI MARX

kris by kris
24 Mei 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

sertifikasi,

regulasi,

aparat keamanan,

pembangunan jalan dan pelabuhan,

BeritaTerkait

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

perlindungan hukum.

 

Semua itu adalah fungsi negara.

 

Di sinilah teori Karl Marx masuk. Menurut Marx, negara modern dalam masyarakat kapitalis tidak netral, tetapi dapat berfungsi menjaga kepentingan pemilik modal. Negara menjadi instrumen yang memungkinkan pemilik modal/ kapital berkembang melalui hukum, birokrasi dan kekuasaan politik.

 

Logikanya?

Tanah adat → dijadikan komoditas → diberikan kepada korporasi → dieksploitasi untuk akumulasi modal dan keuntungan → negara menyediakan legitimasi dan perlindungan.

 

Dalam perspektif Marx:

Korporasi/perusahaan raksasa pemilik modal/kapital hanyalah pelaksana akumulasi kapital yang difasilitasi negara. Kekuatan sesungguhnya berada pada relasi antara pemilik modal dan negara. Karena itu, ketika jutaan hektare tanah adat beralih menjadi ruang produksi kapital, pertanyaan utamanya bukan hanya “siapa perusahaannya”, tetapi “siapa yang memberi hak, perlindungan, dan legitimasi?”

Page 2 of 4
Prev1234Next
Previous Post

Pangkodau III Resmikan Pos TNI AU Abreso di Manokwari Selatan

Next Post

Boyamin: Saya Pernah Ingatkan Figur Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto

Related Posts

Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Ragam

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

7 November 2026
Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Next Post

Boyamin: Saya Pernah Ingatkan Figur Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021