Oleh: Sugiyanto (SGY) – Emik (Pengamat Ibu Kota)
JAKARTA || Bedanews.com – Pagi ini (Senin, 15 Juni 2026), sekitar pukul 07.25 WIB, saya melihat sebuah video yang diunggah oleh Dr. Gema Goeyardi melalui akun Facebook pribadinya, @Gema Merdeka Goeyardi. Dalam video tersebut, ia menyampaikan pandangan mengenai apa yang disebutnya sebagai “pengamat biadab”. Pernyataan tersebut cukup mengejutkan saya.
Dalam benak saya muncul pertanyaan, bagaimana mungkin seseorang yang selama ini saya nilai cerdas, kritis, dan memiliki kapasitas intelektual yang baik justru menggunakan narasi yang sangat keras dengan menyebut adanya “pengamat biadab”. Istilah tersebut, menurut saya, tidak tepat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam kehidupan demokrasi.













