“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
Ayat ini menegaskan bahwa ketenangan hati tidak berasal dari kekayaan, jabatan, atau kekuasaan, tetapi dari kedekatan manusia dengan Allah. Hikmah Pelajarannya: (1) Zikir dan ibadah menumbuhkan ketenangan jiwa. (2) Ketahanan spiritual membuat manusia tidak mudah putus asa. (3) Orang yang kuat secara spiritual akan lebih bijaksana menghadapi ujian kehidupan. Wallahu alam bhisowwab
Artikel adalah esensi Khutbah Jumat,13 Maret 2026
Penulis adalah gubes, dosen, pakar manajemen pendidikan, pembina YSDP Al-Misbah Kota Bandung dan YPI Tresna Bhakti Kabupaten Ciamis.












